GALUH PANGAUBAN

Nama galuh sendiri muncul dari suatu kerajaan yang memisahkan diri dari keajaan sunda yang di ikuti Raja writtikandayun sekitar tahun 612 M yang pemerintahannya sekitar daerah karangkamulyan (bojong galuh ), nama galuh sendiri diartikan permata , pusat kerajaan galuh pada pertengahan abad ke 16 pindah daru kawali ke bogor dan berubah nama menjadi kerajaan padjajaran dan kawali menjadi kerajaan kecil yang menginduk ke bogor,bangunan keratonnya sendiri sangat sederhana , rangka hanya terbuat dari kayu campur bambu dan atapnya terbuat dari kirai dan disebelah barat ada mata air yang jernih sekali sedangkan sebelah tenggaranya didirikan tujuh rumah untuk para menteri dan pegawai negara yang penting dan sekitar haur di kelilingi oleh perumahan rakyat yang jumlahnya sekitar 100 orang.
Dan dahulu ada seorang anak dari penguasa pabuaran yaitu Angkalarang ,ketika kecil sudah memperlihatkan keanehan yaitu bisa bergaul dengan binatang – binatang yang buas dan berbahaya seperti macan dan sebagainya , pada suatu hari Angkalarang dimarahi oleh ayahnya agar jangan main dengan binatang tapi harus mencari ilmu untuk menguasai pimpinan pengganti ayahnya , ternyata Angkalarang tidakmenerima pepatah ayahnya bahkan akhirnya Angkalarang berangkat meninggalkan kampung halamantanpa arah tujuan ,setelah beberapa hari pergi akhirnya sampai ke kerajaan siluman ,ditempat ini Angkalarang mendapat jodoh putri raja siluman yang bernama Megasari.
Dahulu ada seorang Ratu ,dia disebut Ratu lalayaran karena ikut berlayar bersama ibunya mengarungi lautan menuju Malaka , untuk berdagang dan mengetahui keadaan agama islam di Malaka ,nama asli ratu lalayaran adalah Ambet Asih , pada w3aktu Ambet disandera oleh saudagar baridin untuk dipaksa menjadi istrinya dan ternyata dapat pertolongan dari Angkalarang yang waktu itu sedang jadi syah bandar pelabuhan pabuaran , pada waktu Angkalarang menolong Ambet Kasih kebetulan sudah duda karena ditinggal istrinya megasari , Ambet Kasih sangat berterima kasih karena ditolong dari Marabahaya dan akhirnya keduanya jatuh cinta dan menikah, Maharaja cipta sanghiang adalah putra prabu haur kuning yang menjadi Raja galuh ,dan menjadi raja galuh yang terakhir yang beragama hindu jasadnya dilarung diciputra pinggan.
Dan Pucuk Umum yaitu putra lalayaran dari perklawinan dengan sunan Kabuaran yang pada waktu kecil dititipkan di eyangnya di Padjajaran untuk mendapatkan pendidikan kenegaraan, Pucuk Umum selain mendapat ilmu dari eyangnya (prabu siliwangi ) juga mendapat didikan rohani dari Kasan Ali Rakean, Pada tahun 1516 M prabu Pucuk Umum pernah memimpin pasukan ke Malaka membantu patih Yunus dari Demak atas perintah Raden Patah walaupun bantuan itu tidak sampai ke Malaka hanya sampai ke Palembang karena ada yang memberi tahu dari utusan Patih Yunus bahwa perang di Malaka sudah beres dengan kata lain pucuk umum telah membantu demak dalam penyerangan bangsa Portugis yang ada di Malaka walaupun di balas ketidakadilan.
Prabu Haur Kuning yang pada waktu kecil disebut Ujang Ayem adalah putra Pucuk Umum dari Kembang Tanjung , sejak kecil sudah kelihatan bakat kepemimpinan serta mempunyai keanehan yaitu bisa menjinakan binatang buas ,dalam suatu kisah diceritakan bahwa waktu kecil dibawa kepengungsian karena ada seranga maka tertinggal oleh orang tuanya dan sekembalinya orang tuanyaoun sangat kaget karena anaknya hilang merekapun mencari-cari di sekitarnya , dan tak lama kemudian anaknya diketemukan sedang menyusui kepada kerbau bule , dan saat itu kerbau bule baru saja melahirkan dan ditinggal anaknya mati , itu sebabnya prabu haur kuning bisa menjinakan binatang – binatang buas yang bisa mematikan manusia.
Ratu Galuh yang pertama kali masuk islam karena beliau menikah dengan Tanduran Putri Maharaja Mahadikusumah penguasa kawali yang beragama islam karena kawali mulai tahun 1570 M sudah di bawah Cirebon., perlu diketahui bahwa sebelum tahun 1596 Cirebon belum terikat oleh Mataram bahkan daerah Ciamis Utara yang dimaksud utara sungai citanduy ada di bawah kekuasaan Cirebon termasuk panjalu baru setelah tahun 1618 Mataram menjajah Galuh dengan dimulai pergantian gelar Raja yang tadinya bergelar Ratu atu sanghyang diganti dengan gelar Adipati yaitu bupati dibawah jajahan Mataram.

Iklan

Tentang th3cre4tive

Semuanya ingin serba cepat aja!! dan karir lebih penting bagi saya!!
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s